Saturday , November 25 2017
Home / Tips / Hidroponik – Mulai Dari Mana?

Hidroponik – Mulai Dari Mana?

hidroponik-mulai-dari-mana

Salah satu pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh para pemula hidroponik adalah: “Dari mana saya mulai?”.

Pertama kita harus terlebih dahulu tahu apa definisi hidroponik itu. Hidroponik adalah seni, cara, metode atau teknik menanam TANPA menggunakan media tanah. Belajar dari pengalaman, maka berikut adalah saran serta beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum kita terlibat dengan hidroponik:

I.   PENGETAHUAN

sistem-hidroponikHidroponik membutuhkan pengetahuan.

  • Kita harus mengenal macam-macam sistem hidroponik (6 macam) dan tahu cara kerja masing-masing sistem tersebut.
  • Kita juga harus tahu bagaimana membuat larutan pekatan (stok) nutrisi hidroponik yang umum disebut AB Mix. Setelah itu kita juga harus tahu bagaimana cara mencampur larutan stok tersebut dengan air untuk mendapatkan EC serta pH yang sesuai.
  • semai-rockwoolKita juga harus mengerti bagaimana cara menyemai benih, menggunakan media apa, dan kapan / bagaimana memindahkan semaian tersebut ke sistem yang kita pakai.
  • Pengetahuan tentang hama, penyakit, kekurangan nutrisi serta bagaimana cara penanganannya juga penting bila ingin berhasil.

Pengetahuan untuk hidroponik dapat diperoleh dari berbagai macam sumber. Salah satunya adalah dengan bergabung bersama komunitas hidroponik di sosial media seperti di Facebook, Kaskus, dll. Banyak sekali pelajaran yang dapat kita petik dari kegagalan orang lain.

Apabila Anda bukan tipe orang yang suka membaca, Youtube juga menyajikan banyak sekali video membangun sistem hidroponik dari yang paling sederhana hingga yang paling canggih.

merubah-kebiasaanII.   PERUBAHAN KEBIASAAN

Merawat tanaman sama dengan merawat anak. Kita harus menyisihkan waktu, BERSEDIA, dan memiliki KOMITMEN untuk merawat tanaman tersebut. Kita harus rajin untuk melakukan pengecekan rutin pada larutan nutrisi menggunakan EC/TDS meter dan pH meter. Kita harus rajin memeriksa apakah ada hama atau penyakit yang menyerang tanaman kita. Hal ini berarti ada kebiasaan sehari-hari yang harus berubah. Apakah Anda siap?

pantang-menyerahIII.   MEMILIKI “PASSION” & PANTANG MENYERAH

Hidroponik bila dilakukan dengan benar dapat menghasilkan panen yang lebih banyak / besar dan lebih cepat daripada cara menanam konvensional menggunakan media tanah. Namun, hidroponik juga bisa gagal. Kegagalan bisa dimulai dari saat menyemai maupun ketika masa pertumbuhan / pembuahan karena serangan penyakit, hama, maupun kekurangan nutrisi. Pada saat gagal, jangan menyerah, pelajari faktor apa yang menyebabkan kegagalan tersebut dan perbaiki sampai berhasil. Disini faktor pengetahuan dalam hidroponik sangat penting.

sistem-sumbu-wickIV.   MULAI DARI SISTEM YANG SEDERHANA

Pada dasarnya sistem hidroponik dapat dikelompokkan menjadi 2 kategori utama: sistem pasif dan sistem aktif. Sistem pasif adalah sistem yang paling sederhana dan tidak membutuhkan listrik maupun peralatan elektronik seperti pompa air, pompa udara, dll.

Mulailah dari sistem wick atau sistem sumbu. Sistem ini sangat sederhana dan dapat memanfaatkan barang-barang di sekitar kita seperti botol air mineral, sumbu dari kain flanel ataupun yang berbahan mudah menyerap air dan tidak luntur.

kangkung-sawiV.   PILIH JENIS SAYURAN YANG MUDAH TUMBUH

Setiap sayuran memiliki habitat tumbuh masing-masing, ada yang tumbuh subur hanya di dataran tinggi, ada yang tumbuh subur hanya di dataran rendah dan / atau ada juga yang dapat tumbuh subur dikeduanya.

Sebagai pemula sangat disarankan untuk belajar menanam jenis tanaman yang mudah tumbuh, dan mudah dalam perawatan seperti kangkung, sawi-sawian, bayam, atau selada.

Belajarlah menanam dari yang paling mudah terlebih dahulu untuk mendapatkan “feel”, membiasakan diri dengan rutinitas baru serta menanamkan rasa percaya diri.

Kenalilah dan catat usia panen setiap jenis tanaman yang kita tanam. Selalu buat catatan tanggal semai, kapan pindah tanam dan saat panen. Dengan mencatat kita akan lebih mengingat.

PENUTUP

Bertanam secara hidroponik itu sangat menyenangkan dan menantang karena kita senantiasa dipacu untuk terus belajar. Selain belajar cara menanam kita juga belajar untuk melakukan improvisasi dalam membangun sistem yang lebih canggih. Belajar dapat dilakukan dengan berbagai cara: riset / membaca artikel blog, bergabung dengan komunitas di media sosial dan aktif berpartisipasi atau dari video yang tersedia di YouTube atau situs lainnya.

Jangan ragu untuk mencoba, jangan takut gagal, dan jangan mudah menyerah apabila ingin berhasil. Belajarlah dari kesalahan diri sendiri atau orang lain. Saat yang paling dinantikan adalah saat panen perdana. Seluruh jerih payah, dedikasi, dan komitmen selama beberapa minggu, dari proses menyemai dan merawat akhirnya terbayar.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi para pemula hidroponik yang merasa bingung harus mulai dari mana. Salam hijau!

 

Salah satu pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh para pemula hidroponik adalah: “Dari mana saya mulai?”. Pertama kita harus terlebih dahulu tahu apa definisi hidroponik itu. Hidroponik adalah seni, cara, metode atau teknik menanam TANPA menggunakan media tanah. Belajar dari pengalaman, maka berikut adalah saran serta beberapa hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum kita terlibat dengan hidroponik: I.   PENGETAHUAN Hidroponik membutuhkan pengetahuan. Kita harus mengenal macam-macam sistem hidroponik (6 macam) dan tahu cara kerja masing-masing sistem tersebut. Kita juga harus tahu bagaimana membuat larutan pekatan (stok) nutrisi hidroponik yang umum disebut AB Mix. Setelah itu kita juga harus tahu bagaimana cara…

Rate Artikel Ini

User Rating: 4.23 ( 29 votes)

Check Also

bitter-lettuce

Rasa Pahit Pada Lettuce

Pada umumnya, rasa pahit pada daun lettuce adalah hasil dari proses alami yang disebut bolting atau proses maturitas yang dipaksakan (prematur).

8 comments

  1. Apakah airnya wajib memakai nutrisi A+B Mix? tks

    • Tanaman, layaknya hewan dan manusia butuh makanan yang mengandung nutrisi untuk dapat tumbuh subur, sehat dan kuat.

      Tanaman menyerap makanan mereka dari akar dan hanya bisa dalam bentuk yang sudah larut dalam air.

      Tanaman yang ditanam menggunakan media tanah mendapatkan nutrisi mereka dari dalam tanah. Tanah yang kurang subur membutuhkan tambahan pupuk agar tanaman bisa tumbuh subur.

      Seperti kita ketahui, dalam hidroponik kita tidak menggunakan tanah sebagai media tanam, lalu dari mana pupuk atau nutrisi yang dibutuhkan tanaman itu kita dapatkan? Jawabannya adalah pupuk atau nutrisi AB Mix.

      AB Mix adalah pupuk atau nutrisi yang khusus diracik dan mengandung seluruh elemen kimia yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh subur dan sehat. Untuk jelasnya unsur-unsur kimia apa saja yang dibutuhkan oleh tanaman untuk tumbuh silakan baca artikel Hidroponik Untuk Pemula dan Gejala Kekurangan Nutrisi Pada Tanaman.

      Salam Hijau!

  2. sedang belajar hidroponik

  3. Apakah formula A dan B itu.

    • Selain AB Mix, tanaman juga membutuhkan zat karbon dan oksigen yang secara alami mudah didapat dari udara dan air. Kedua zat tersebut diserap melalui stomata (pori-pori) pada permukaan daunan serta dari akar tanaman.

      AB Mix adalah nama atau istilah yang umum dipakai untuk pupuk atau nutrisi hidroponik. Nutrisi hidroponik terdiri dari 2 bagian, yaitu: bagian A yang terdiri dari unsur hara makro, dan bagian B yang terdiri dari unsur hara mikro.

      Unsur hara makro adalah garam nutrisi utama termasuk di dalamnya adalah: calcium nitrate [Ca(NO3)2], potassium sulphate [K2SO4], potassium nitrate [KNO3], mono potassium phosphate [KH2PO4], and magnesium sulphate [MgSO4]. Setiap unsur atau zat yang ada di dalam hara makro memiliki fungsi yang berbeda:

      • Hidrogen membentuk air dengan menggabung oksigen.
      • Nitrogen dan sulfur penting dalam menyediakan asam amino dan protein.
      • Phosphorus sangat berguna dalam proses fotosintesis dan pertumbuhan secara umum.
      • Potassium dan magnesium adalah katalisator dalam pembentukan gula dan pati.
      • Magnesium an nitrogen sangat berperan dalam produksi klorofil.
      • Calcium berperan dalam pembentukan dinding dan pertumbuhan sel tanaman.

      Unsur hara mikro atau trace elements, juga penting, namun mereka dibutuhkan hanya dalam jumlah yang lebih sedikit dibanding unsur hara makro. Unsur, elemen atau zat ini penting dan berdampak pada pertumbuhan serta sistem reproduksi tanaman. Di dalamnya termasuk zat boron, chlorine, copper, iron, manganese, sodium, zinc, molybdenum, nickel, cobalt, dan silicon.

      Gejala tanaman yang kekurangan unsur hara makro dan / atau mikro akan tampak dari perubahan warna pada daun serta pertumbuhan yang terhambat (kerdil).

      Terima kasih telah mampir dan mudah-mudahan penjelasan di atas dapat membantu. Salam hijau!

  4. saya newbie dalam hidroponik.
    dr belajar semia bibit pun sampai 3x gagal. tp tetap aa hantam terus,

    dr bibit semai yg setengah gagal (saya pake rw utk bibitnya). skrg mau saya pindah ke aqua bekas dengan sistem wick. sore hari saya pindah. dan pagi nya saya cek..kenapa rw (saya pakai netpool dan rw )..jadi kering ya. sedangkan kain flanel nya sylihat sudah basah.

    • Pada saat menggunakan sistem wick, PASTIKAN WICK (kain flanel) dan ROCKWOOL SUDAH BASAH sebelum wick dicelup ke dalam nutrisi. Ayo coba lagi, jangan menyerah! 🙂