Sunday , September 24 2017
Home / Hama & Penyakit / Gejala Kekurangan Nutrisi Pada Tanaman

Gejala Kekurangan Nutrisi Pada Tanaman

simple-plant-deficiency-guide

pH air memiliki peran yang sangat penting dan krusial dalam menentukan daya serap nutrisi oleh tanaman.

Tidak semua masalah pada tanaman selalu disebabkan oleh hama atau penyakit tanaman meskipun tanda-tanda maupun gejala yang tampak dari luarnya serupa atau sama. Kekurangan gizi (nutrisi) pada tanaman juga dapat mengakibatkan perubahan warna, kerusakan, dan distorsi pada bentuk. Gejala atau tanda-tanda ini bukan hanya tampak pada saat tanaman kekurangan gizi namun juga tampak pada saat tanaman mendapatkan kelebihan gizi (keracunan). Maka dari itu, keseimbangan serta ketelitian sangat dibutuhkan pada saat pemberian nutrisi pada tanaman.

Agar tanaman dapat tumbuh sehat, mereka membutuhkan nutrisi yang terdiri dari racikan beberapa komponen, elemen atau unsur kimia. Jumlah masing-masing unsur kimia dalam racikan nutrisi berbeda untuk jenis tanaman yang berbeda pula, dan perlu diperhatikan juga bahwa tanaman menyerap nutrisi melalui akar dalam bentuk yang telah larut dalam air. Salah satu faktor yang sangat penting untuk diperhatikan dan sering diabaikan adalah pH air yang membawa atau larut bersama nutrisi. Bila pH air terlalu asam atau basa (alkalin), hal ini akan sangat berpengaruh dan sangat berdampak pada daya serap tanaman. Sebanyak apapun nutrisi yang diberikan apabila daya serapnya kurang maka tanaman tersebut akan bermasalah. Setelah menyeimbangkan kadar pH air, maka langkah berikutnya adalah menentukan unsur kimia apa yang kurang atau kelebihan dalam pemberiannya.

Berikut adalah panduan singkat berdasarkan beberapa tanda atau gejala umum yang terlihat pada daun tanaman yang kekurangan / kelebihan nutrisi. Tabel daya serap nutrisi makro dan mikro ada disini.

Check Also

zinc-deficient

Zinc (Zn)

Zinc (seng) merupakan komponen penting dari berbagai sistem enzim tanaman untuk produksi energi, sintesis protein, …