Saturday , November 25 2017
Home / Hama & Penyakit / Busuk Akar / Root Rot

Busuk Akar / Root Rot

root-rot

Phytium sangat cepat menyebar dan menyerang sistem perakaran tanaman lain apabila sistem hidroponik yang kita pakai memiliki interkoneksi sirkulasi air bersama.

Apa yang dimaksud dengan penyakit busuk akar dan bagaimana cara pencegahannya?

PENGANTAR

Busuk akar atau root rot adalah salah satu jenis penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur (fungus), menyerang bagian akar, ditularkan melalui air dan dapat menjangkiti semua jenis tanaman baik yang tumbuh di dalam maupun di luar ruangan. “Phytium” adalah istilah umum yang sering dipakai untuk penyakit ini, baik yang menyerang batang maupun serabut akar (termasuk jamur Phytium, Verticillium, Phytophthora, dan Fusarium).

Phytium dapat dengan cepat menyebar pada tanaman baik yang sedang dalam masa pertumbuhan maupun pembungaan / pembuahan. Dampak penyebaran infeksi penyakit ini dapat berupa hasil panen berkurang sampai tanaman menjadi layu dan mati. Phytium sangat sering dijumpai pada tanaman hidroponik yang menggunakan sistem DWC (Deep Water Culture) dan aeroponik. Mengapa? Sirkulasi air dan udara pada kedua sistem tersebut menciptakan suatu kondisi yang sangat ideal untuk tumbuh serta cepat berkembangnya spora jamur phytium.

LATAR BELAKANG

Phytium tumbuh dengan cepat dan subur di lingkungan yang kurang oksigen, hangat (23ºC – 30ºC), air nutrisi yang mengendap (tidak ada sirkulasi). Tanah liat padat dengan sistem pembuangan (drainase) air yang buruk juga sangat tepat untuk pertumbuhan phytium dan bukan merupakan tempat yang cocok untuk menanam.

Sumber penyebaran infeksi:

  • Peralatan berkebun yang tidak steril.
  • Air yang tidak difilter.
  • Sisa akar mati yang terinfeksi dari tanaman sebelumnya.

Dissolved Oxygen, temperatur dan pythium

Yang dimaksud dengan Dissolved Oxygen (DO) adalah jumlah oksigen yang terlarut di dalam air larutan nutrisi. DO sangat tergantung dari temperatur atau suhu larutan air nutrisi. Air dingin dapat menyimpan oksigen lebih banyak dibanding air hangat. Ukuran air nutrisi yang diberi oksigen (aerasi) pada suhu 20ºC adalah 9 – 10ppm; sedangkan pada suhu 30ºC hanya 7ppm.

Kebutuhan oksigen pada sistem perakaran naik 2x lipat untuk setiap 10ºC perubahan suhu. Permasalahannya adalah pada tingkat kebutuhan oksigen yang mencapai 2x lipat untuk setiap kenaikan suhu sedangkan kapasitas penyimpanan oksigen dalam larutan menurun lebih dari 25%. Apa yang terjadi?

DO dalam larutan nutrisi tidak mampu mencukupi kebutuhan oksigen, hal ini menyebabkan sistem perakaran kekurangan oksigen. Kekurangan oksigen yang berkepanjangan pada sistem perakaran dapat menghambat pertumbuhan, tanaman mengalami defisiensi atau kekurangan mineral, kematian pada akar, dan hasil panen berkurang. Kekurangan oksigen juga dapat menyebabkan stress pada tanaman, dan hal ini merupakan celah masuknya pathogen opportunis seperti pythium.

Phytium sangat cepat menyebar dan menyerang sistem perakaran tanaman lain apabila sistem hidroponik yang kita pakai memiliki interkoneksi sirkulasi air bersama. Apa yang dimaksud dengan penyakit busuk akar dan bagaimana cara pencegahannya? PENGANTAR Busuk akar atau root rot adalah salah satu jenis penyakit tanaman yang disebabkan oleh jamur (fungus), menyerang bagian akar, ditularkan melalui air dan dapat menjangkiti semua jenis tanaman baik yang tumbuh di dalam maupun di luar ruangan. “Phytium” adalah istilah umum yang sering dipakai untuk penyakit ini, baik yang menyerang batang maupun serabut akar (termasuk jamur Phytium, Verticillium, Phytophthora, dan Fusarium). Phytium dapat dengan cepat menyebar pada…

Rate Artikel Ini

User Rating: 4.31 ( 14 votes)

Check Also

zinc-deficient

Zinc (Zn)

Zinc (seng) merupakan komponen penting dari berbagai sistem enzim tanaman untuk produksi energi, sintesis protein, …