Saturday , November 25 2017
Home / Tips / Berapa Sering Larutan Nutrisi Diganti?

Berapa Sering Larutan Nutrisi Diganti?

tandon-nutrisi

Dalam hidroponik cepat atau lambat kita akan dihadapi dengan pertanyaan yaitu: berapa sering larutan nutrisi yang ada di dalam tandon harus diganti?

Berbeda dengan menanam secara konvensional menggunakan media tanah dimana kita tidak pernah dipusingkan dengan pengukuran EC/TDS larutan nutrisi atau pH air. Dalam hidroponik cepat atau lambat kita akan dihadapi dengan pertanyaan yaitu: berapa sering larutan nutrisi yang ada di dalam tandon harus diganti?

Sebenarnya tidak ada rumus pasti yang menentukan kapan larutan nutrisi harus diganti, namun berdasarkan pengalaman serta pengamatan berikut adalah beberapa hal yang perlu kita lakukan dan ketahui terlebih dahulu:

Pertama, kita harus secara rutin menambahkan air segar ke dalam larutan nutrisi dalam tandon dan jangan lupa untuk mengukur dan menyesuaikan kembali level pH yang dianjurkan. Mengapa harus menambah air segar? Karena adanya faktor evaporasi (penguapan) serta transpirasi yang menyebabkan level air nutrisi dalam tandon berkurang.

Hal kedua yang perlu kita sadari adalah seiring dengan berkurangnya air dalam larutan nutrisi, kepekatan nutrisi bukannya berkurang, malah justru sebaliknya, larutan nutrisi justru akan menjadi semakin pekat (keras). Maka dari itu, penambahan dilakukan hanya menggunakan air segar, bukan air yang sudah dicampur nutrisi.

CATAT berapa banyak tambahan air segar yang ditambahkan ke dalam tandon. Pada saat jumlah air segar yang ditambahkan ke dalam tandon sama dengan setengah total volume (kapasitas) nutrisi dalam tandon, maka itu adalah saat yang tepat untuk mengganti nutrisi.

Contoh: Apabila tandon Anda dapat menampung 40 liter air larutan nutrisi, maka pada saat catatan penambahan air segar telah mencapai 20 liter, itulah saatnya untuk mengganti larutan nutrisi dalam tandon.

JANGAN LUPA UNTUK MEMBERSIHKAN TANDON, SEMPROT DENGAN H2O2 DAN BILAS SAMPAI BERSIH.

Semoga artikel ini bermanfaat! Salam Hijau!

 

Dalam hidroponik cepat atau lambat kita akan dihadapi dengan pertanyaan yaitu: berapa sering larutan nutrisi yang ada di dalam tandon harus diganti? Berbeda dengan menanam secara konvensional menggunakan media tanah dimana kita tidak pernah dipusingkan dengan pengukuran EC/TDS larutan nutrisi atau pH air. Dalam hidroponik cepat atau lambat kita akan dihadapi dengan pertanyaan yaitu: berapa sering larutan nutrisi yang ada di dalam tandon harus diganti? Sebenarnya tidak ada rumus pasti yang menentukan kapan larutan nutrisi harus diganti, namun berdasarkan pengalaman serta pengamatan berikut adalah beberapa hal yang perlu kita lakukan dan ketahui terlebih dahulu: Pertama, kita harus secara rutin menambahkan…

Rate Artikel Ini

User Rating: 4.24 ( 8 votes)

Check Also

bitter-lettuce

Rasa Pahit Pada Lettuce

Pada umumnya, rasa pahit pada daun lettuce adalah hasil dari proses alami yang disebut bolting atau proses maturitas yang dipaksakan (prematur).