Saturday , January 20 2018
Home / Seputar Hidroponik / Dampak dan Pengaruh pH Terhadap Tanaman dan Nutrisi

Dampak dan Pengaruh pH Terhadap Tanaman dan Nutrisi

solubility-chart
Tabel pH & Daya Larut Nutrisi

Tingkat pH yang ekstrim dapat mempengaruhi daya larut beberapa unsur nutrisi.

Akar tanaman dapat menyerap nutrisi hanya dalam bentuk yang sudah dilarutkan dalam air. Ketidaktersediaan salah satu unsur dalam nutrisi juga dapat disebabkan karena penggumpalan (kristalisasi) zat dalam larutan nutrisi sehingga tidak dapat diserap oleh tanaman. Tidak semua penggumpalan mengendap, dan banyak yang tidak terlihat kasat mata.

Tanaman menunjukkan gejala kekurangan nutrisi dari perubahan warna daun, contoh: kekurangan zat besi yang dapat menyebabkan suatu kondisi yang disebut klorosis. Zat besi sangat dibutuhkan oleh tanaman untuk pembentukan klorofil atau zat hijau daun. Perlu kita ketahui juga bahwa zat besi adalah salah satu unsur nutrisi yang penting bagi tanaman dan tingkat kelarutannya sangat dipengaruhi oleh tingkat pH. Pada tingkat pH lebih besar dari 7, ketersediaan zat besi berkurang 50%. Pada tingkat pH = 8, zat besi tidak tersedia sama sekali karena terjadi proses kristalisasi (Fe(OH)3 – berubah menjadi karat). Bila tingkat pH dibawah 6,5 maka tingkat ketersediaan zat besi adalah 90%.

Variasi kadar pH dalam larutan nutrisi juga berdampak pada tingkat kelarutan kalsium (Ca) dan fosfat (P). Ketersediaan unsur kalsium dan fosfat menurun pada pH diatas 6,0 karena kristalisasi kalsium fosfat (Ca3(PO4)2). Kualitas air yang buruk juga memperparah tingkat penggumpalan lebih jauh.

Secara umum, semua unsur nutrisi tersedia pada pH antara 4,0 dan 6,0. Penggumpalan mengurangi ketersediaan zat besi, kalsium dan fosfat pada pH 6,0 dan lebih.

 

Check Also

ph-nutrient-chart

Apakah pH Air Penting?

Salah satu faktor terpenting dalam menanam secara hidroponik adalah pH air. Banyak sekali kegagalan atau …