Saturday , January 20 2018
Home / Hama & Penyakit / Botrytis (Gray Mold)

Botrytis (Gray Mold)

Hawar Botrytis yang disebabkan oleh fungus dapat ditemukan hampir disemua tempat. Pertumbuhannya sangat cepat, dapat tumbuh disemua bagian dari tanaman, dapat bertahan di dalam rumah kaca (greenhouse), dan menyerang hampir semua jenis tanaman. Penyakit yang disebabkan oleh Botrytis ini juga sering disebut Botrytis blight atau gray mold.

botrytis-spore
Spora Botrytis di bawah mikroskop.

Fungus

Pada awalnya, hawar Botrytis tampak putih pada permukaan daun / dahan / bunga / buah tanaman yang diserang, perlahan-lahan akan berubah gelap keabuan. Spora berwarna abu-abu gelap akan terbentuk dan mudah tersebar oleh angin atau air. Penyebaran dalam rumah kaca dapat terjadi dari sistem irigasi yang membawa spora. Spora ini juga sering ditemukan pada biji tanaman. Pada banyak kasus, spora Botrytis dapat bertahan “tidur” pada permukaan tanaman selama masa hidup tanaman tersebut. Botrytis membentuk 2 jenis struktur saat tidur di dalam jaringan sel tanaman yang terinfeksi: 1) struktur multi sel yang disebut sclerotia berwarna coklat tua atau hitam, dan 2) chlamydospores, sel tunggal, berdinding tebal dan gelap.

Penyebaran / Infeksi

Botrytis membutuhkan sumber makanan (nutrisi) untuk dapat menyebar. Nutrisi bocor dari bagian tanaman yang terluka karena goresan atau dari jaringan sel mati seperti pada kelopak bunga tua yang sudah layu cukup memberikan nutrisi yang dibutuhkan. Berawal dari sumber makanan ini, jamur menjadi agresif menyerang dan menyebar ke jaringan sel sehat lainnya. Pembusukan pada jaringan sel sehat akan tampak dari perubahan warna coklat tua menjadi coklat muda. Tingkat kelembaban tinggi juga mendukung penyebaran jamur ini.

Bagian tanaman yang mudah terinfeksi:

  • Cabang yang baru dipotong (nutrisi bocor).
  • Bunga / daun layu.
  • Daun yang kejatuhan bunga / daun mati.
  • Cabang / dahan / daun yang tergores.
  • Daun yang rusak karena kebanyakan pupuk (semprot).
  • Kondisi sejuk, lembab dan basah pada saat menyemai benih.

  • botrytis-flower
    Bunga yang terserang Botrytis.
  • botrytis-stem
    Batang yang terserang Botrytis.
  • botrytis-petal
    Kelopak bunga yang terserang Botrytis.
  • botrytis-leaf
    Daun yang terserang Botrytis.
  • botrytis-spore
    Spora Botrytis di bawah mikroskop.

Pengendalian

  • Kebersihan / sanitasi adalah langkah pertama yang penting. Buang dan musnahkan semua jaringan sel tanaman yang sekarat atau telah mati dan bersihkan permukaan tanah sekitar tanaman. Jangan menyimpan sisa-sisa buangan tanaman di dalam rumah kaca (greenhouse). Kebersihan merupakan langkah awal namun tidak cukup untuk mengendalikan jenis fungus / jamur ini. Fungus ini dapat memproduksi spora sebanyak 60.000 atau lebih pada jaringan tanaman seluas ukuran kuku jari kita, dan bahkan cukup hanya dengan 1 spora saja untuk menyebar penyakit ini.
  • Hindari melukai tanaman dengan cara apapun. Pada saat melakukan cloning atau stek, jangan meninggalkan jaringan sel tanaman yang dipotong menganga lebar.
  • Pengaturan suhu ruangan dan sirkulasi udara dalam rumah kaca sangatlah penting untuk menjaga tingkat kelembaban udara di dalamnya. Tambahan ventilasi dibutuhkan terutama pada saat terjadi kondensasi (embun) sebelum matahari terbit. Sedikit pengurangan pada tingkat kelembaban udara memiliki dampak yang cukup signifikan terhadap pertumbuhan dan penyebaran jamur ini. Penanaman di tempat terbuka juga perlu direncanakan dengan baik untuk mendapatkan pola sirkulasi udara yang baik. Ini adalah salah satu cara penting untuk menghambat aktivitas jamur Botrytis.
  • Cara perlindungan lainnya adalah termasuk penggunaan bahan kimia atau fungisida. Perlu diketahui bahwa beberapa jenis populasi Botrytis telah membentuk dan memiliki kekebalan terhadap suatu bahan kimia tertentu. Hal ini terjadi karena penggunaan fungisida yang sama dalam jangka waktu yang cukup lama. Untuk itu, jangan tergantung sepenuhnya hanya pada satu jenis atau satu kelompok bahan kimia yang memiliki kesamaan. Untuk lebih efektifnya, gunakan campuran (bila pencampuran diperbolehkan) dari beberapa jenis bahan kimia yang memiliki fungsi berbeda.

Sumber:
Botrytis or Gray Mold
Botrytis Blight

Check Also

simple-plant-deficiency-guide

Gejala Kekurangan Nutrisi Pada Tanaman

pH air memiliki peran yang sangat penting dan krusial dalam menentukan daya serap nutrisi oleh …